Label

Tampilkan postingan dengan label About Muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About Muslimah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Juli 2017

Jodoh itu nggak kemana 😁



Seperti minyak dan air yang tidak bisa saling menyatu, begitulah keadaan orang yang tidak saling berjodoh, seberapa keras pun usaha yang dilakukan untuk menyatu, pada akhirnya akan terpisah.
.
Kalaupun air dan minyak tersebut bisa menyatu karena adanya penambahan emulgator (ini istilah anak farmasi yah 😁 sebagai pengganti istilah pacaran), pada akhirnya tetap akan terpisah juga, nah begitupun untuk 2 orang yg tidak ditakdirkan bersama (berjodoh).
.
Allah Subhanahu wata'ala selalu punya cara untuk menyatukan yang berjodoh dan memisahkan yang tidak berjodoh. Karena itu, harapan itu sepatutnya hanya kepada Allah dan bukan kepada hambaNya.
.
Memaksakan kehendak untuk bersama belum tentu menjadi pilihan terbaik, sebab apa yang menurut seseorang baik belum tentu baik menurut Allah.
.
Allah Subhanahu wata'ala pun telah berfirman,
.
“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

Oh iya cek gambar-gambar baruku yah 😁










Selasa, 11 April 2017

Marhaban Yaa Ramadhan

Assalamu 'alaikum warahmatullah..

Apa kabar..???
wah setelah sekian lama fakum akhirnya baru bisa lagi nulis-nulis di blog ini.

Oh iya tidak terasa yah bulan Ramadhan tahun ini (2017/1438 H) sudah di depan mata loh, alhamdulillah ternyata Allah masih memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan Ramadhan lagi 😊

Bahagia? Senang? Semangat? Pasti itu yang dirasakan oleh umat Islam yang merindukan bulan yang penuh berkah ini.

Atau ada diantara umat Islam yang apabila menjelang bulan Ramadhan tiba, mereka mengeluh dan berkata "aduh bulan Ramadhan sebentar lagi, susah lagi ini, tidak makan siang, tidak merokok" dan seterusnya.. ckckck.. jangan suudzhan dulu, mungkin mereka belum tahu kelebihan dari bulan Ramadhan.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda:
"Seandainya setiap hamba mengetahui apa yang ada dalam bulan Ramadhan, maka umatku akan berharap setahun itu bulan Ramadhan" (HR Ibnu Khusaimah).

Lalu apa saja kebaikan/keutamaan tersebut? 

Perlu kita ketahui bahwa puasa di bulan Ramadhan adalah perintah Allah subhanahu wata'ala yang wajib untuk dilaksanakan dan Al-Qur'an pertama kali diturunkan pada bulan Ramadhan, sebagaimana Allah subhanahu wata'ala berfirman:
"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu barangsiapa yang diantara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa yang sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur" (TQS. Al-Baqarah [2]: 185).

Selain itu, ada kebaikan lain yang perlu kita ketahui, 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Jika bulan Ramadhan tiba, maka pintu-pintu syurga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu" (HR. Bukhari).
  • Dibukanya pintu syurga, hal ini karena begitu banyaknya amal yang bisa dilakukan dibulan Ramadhan yang bisa menyebabkan seseorang masuk surga. Contohnya, shalat wajib dan sunnah, ngaji (one day one juz), sedekah, puasa tentunya, membantu orang tua, belajar dan mengajar, bahkan tidurnya orang puasa pun bisa jadi ibadah kalau tidurnya diniatkan agar saat bangun nanti lebih semangat ibadahnya, bukan malah tidur dari pagi sampai petang, situ tidur atau pingsan 😂.
  • Ditutupnya pintu neraka, hal ini karena pada saat bulan Ramadhan kemaksiatan yang dapat membawa seseorang ke neraka semakin berkurang. Contohnya saat orang berpuasa itu ditekankan untuk tidak bicara bohong, curang, ghibah, marah dll karena hal tersebut bisa mengurangi bahkan ada yang sampai menggugurkan pahala puasa (wallahu a'alam), tentunya diantara kita tidak ada kan yang ingin pahala puasanya dikurangi 😁.
  • Setan-setan dibelenggu. Setan tidak mampu untuk menggoda (menyesatkan manusia), menjerumuskan manusia dalam kemaksiatan, atau memalingkan manusia dari amal shalih, sebagaimana yang setan lakukan diselain bulan Ramadhan. Tercegahnya manusia dari melakukan berbagai hal yang buruk di bulan Ramadhan merupakan rahmat untuk umat islam, sehingga mereka pun memiliki kesempatan untuk mengerjakan berbagai amal kebaikan dan menghapus dosa-dosa mereka. 
Dan termasuk dalam kebaikan/keutamaan bulan Ramadhan adalah dilipat gandakannya amal kebaikan di dalamnya.

Ya Allah sampaikanlah umur kami di bulan Ramadhan ini, dan jadikanlah kami orang-orang ketika meninggalkan bulan Ramadhan nanti termasuk dalam orang-orang yang diampuni dosa-dosanya, aamiiin..

Syukron 😊
Wassalamu 'alaikum warahmatullah...




Senin, 16 November 2015

Ilmu dan Wanita

Berbicara tentang ilmu, tentunya tidak hanya menyangkut pendidikan dunia ataupun pendidikan disekolah saja. Sejak bayi, kita sudah dituntut untuk menuntut ilmu. Baik itu ilmu yang diperoleh disekolah maupun diluar sekolah, baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat sebagai bekal kita untuk menjalani hidup didunia dan sebagai bekal diakhirat kelak.

Rasulullah SAW bersabda,
"Mencari ilmu wajib bagi setiap muslim." (HR. Ibnu Majah dan Ath-Thabrani)

Sabda Rasulullah SAW menunjukkan bahwa mencari ilmu hukumnya wajib bagi setiap muslim. Mencari ilmu tidak hanya diwajibkan bagi laki-laki, tetapi juga bagi kaum wanita. Selain untuk membekali diri sendiri dalam menjalankan syariat Allah SWT, peran wanita sebagai istri dan ibu rumah tangga sangat membutuhkan bekal untuk mendidik anak-anak mereka, sebab ibu adalah “Madrasatul ula” atau sekolah pertama bagi anak-anaknya. Banyak sekali kisah yang menyebutkan bahwa dibalik keberhasilan dan kesuksesan tokoh-tokoh dunia, tidak lepas dari peran istri sebagai pendampingnya atau ibu sebagai pendidiknya.

Pendidikan untuk wanita memiliki urgensi besar didalam agama Allah SWT. Didalam Al-Qur'an dan As-Sunnah An-Nabawiyah terdapat perhatian akan hal itu.

Tentang perhatian Islam terhadap pendidikan wanita juga terlihat dalam sikap Rasulullah SAW ketika para shahabiah mentutut kepada beliau agar mengajarkan ilmu kepada mereka, beliau pun memenuhi tuntutan mereka itu.

Hal ini sebagaimana tersebut dalam riwayat Abu Sa'id Al-Khudzri ra, ia berkata, "Kaum wanita berkata kepada Nabi SAW, 'kaum laki-laki mengalahkan kami atas engkau, maka tentukanlah satu hari yang khusus untuk kami.' Beliau pun menetapkan satu hari dimana beliau bertemu dengan mereka, pada hari itu beliau memberi nasehat dan perintah kepada mereka. Diantara sabda beliau kepada mereka adalah, 'Tidaklah seorang perempuan diantara kalian yang melahirkan tiga orang putranya kecuali hal itu menjadi penghalang baginya dari api neraka.' Salah seorang wanita bertanya, 'Dan dua orang putra?’ beliau menjawab, ‘Dan dua orang putra'.” 

Didalam riwayat yang lain Abu Sa’id berkata, “Seorang wanita datang kepada Rasulullah SAW seraya berkata, ‘Wahai Rasulullah, kaum laki-laki pergi dengan membawa hadits engkau, maka tetapkanlah satu hari khusus untuk kami, disitu kami datang dan belajar apa yang diajarkan Allah kepada engkau.’ Beliau bersabda,’Berkumpullah dihari ini dan ini, ditempat ini dan ini.’ Mereka pun berkumpul, selanjutnya Rasulullah SAW mendatangi mereka dan mengajarkan apa yang diajarkan Allah kepada beliau. Kemudian beliau bersabda. ‘Tidaklah seorang perempuan diantara kalian  yang melahirkan tiga orang putra yang ia punya kecuali hal itu akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.’ Salah seorang wanita diantara mereka bertanya. ‘Wahai Rasulullah, dan dua orang putra?’ Ia mengulangi pertanyaannya dua kali. Beliau menjawab, ‘Dan dua orang putra’.”

“Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina”
“Tuntutlah ilmu sejak dalam ayunan sampai ke liang lahat”

Sabtu, 07 November 2015

Wajah Cantik, Cerah dan Berseri



Memiliki wajah yang cantik bukan berarti memiliki bentuk mata yang indah, hidung yang mancung dan sebagainya, tetapi wajah yang cantik berarti memiliki kulit wajah yang sehat, cerah dan berseri serta terhindar dari masalah kulit.

Berbicara tentang kecantikan sangat erat kaitannya dengan wanita, sebab pada dasarnya, wanita itu identik dengan keindahan atau kecantikan. Tidak bisa dipungkiri bahwa wanita selalu ingin tampil cantik dan anggun, sehingga wanita akan melakukan berbagai upaya untuk merawat dan menjaga penampilan tubuhnya. Bagian tubuh yang sangat diperhatikan wanita adalah wajah karena wajah merupakan pusat kecantikan seorang wanita. Melalui wajah, identitas seseorang bisa diketahui, karena tidak ada satupun wajah didunia ini yang mutlak sama meskipun itu kembar identik. Melalui wajah juga, perasaan seseorang dapat diketahui, karena wajah dapat memunculkan ekspresi seseorang, seperti bahagia, sedih, kecewa, ataupun marah. Maha Besar Allah yang telah menciptakan wajah manusia dengan indah dan sempurna.
Kita sering melihat wanita-wanita yang berhias dengan make up, baik dikampus, mall, dan ditempat-tempat umum lainnya. Diantara mereka terlihat berbagai model berhias dengan make up, mulai dari yang simple dan sederhana hingga yang bisa dikatakan rumit. Sebagai seorang muslimah, kita diperbolehkan untuk berhias, dalam hal ini menghiasi wajah dengan make up, baik untuk menambah atau menutupi kekurangan pada bagian wajah, selama tidak berlebihan, tidak melanggar apa yang dilarang dalam agama dan tidak ada unsur tasyabuh (menyerupai wanita kafir).

Berdasarkan sifatnya, make up ada dua jenis, yaitu make up yang tidak permanen dan make up yang permanen. Make up yang tidak permanen adalah make up yang dapat dihilangkan oleh air atau zat penghilang lainnya. Make up jenis ini seperti bedak, lipstick, eye shadow, blush on, dan soft lens  (lensa kontak) berwarna yang dapat mengubah warna bola mata. Make up ini wajib hukumnya digunakan bagi wanita yang telah bersuami untuk membahagiakan suaminya dan boleh dilihat oleh mahramnya. Tetapi, tidak diperbolehkan bagi wanita yang telah bersuami untuk keluar rumah dengan berhias atau menggunakan make up dengan niat menarik perhatian laki-laki.

Sedangkan make up yang permanen adalah make up yang tidak dapat dihilangkan atau sulit untuk dihilangkan seperti menato alis, sulam bibir, suntik silicon diarea hidung, pipi dan dagu hingga operasi kecantikan wajah lainnya. Make up jenis ini hukumnya haram karena telah mengubah ciptaan Allah SWT dan Rasulullah SAW pun melaknat perbuatan tersebut.

Rasulullah SAW bersabda,

“Semoga Allah SWT melaknat wanita-wanita yang mentato dirinya atau meminta ditatokan, yang mencukur bulu alisnya atau meminta dicukurkan, yang mengikir giginya supaya terlihat indah, dan mengubah ciptaan Allah SWT. Kemudian beliau berkata ∶ Mengapa aku tidak melaknat orang-orang yang telah dilaknat oleh Rasulullah dalam Kitabullah, yakni firman Allah SWT surat Al-Hasyr ayat 7∶ Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.”

Merawat Kulit Wajah
Bagi seorang wanita, wajah mendapatkan perhatian yang lebih karena wajah memiliki daya tarik dan menjadi cerminan dari setiap orang. Oleh sebab itu, perawatan wajah harus diperhatikan agar kecantikan selalu terjaga.

Berikut ini cara mudah yang dapat diterapkan bagi para muslimah untuk mendapatkan wajah yang segar, cantik dan sehat. Antar lain ∶
-      Membiasakan diri untuk selalu membersihkan wajah. Terutama dengan mencuci muka setiap pulang  bepergian dan sebelum tidur agar wajah tidak mengalami keriput karena make up yang masih menempel dan menyumbat pori-pori. Membersihkan wajah bukan sekedar membersihkannya, melainkan juga dapat merawat kulit wajah.
-          Menggunakan air hangat untuk membersihkan wajah agar pori-pori kulit terbuka kemudian dibilas dengan air dingin agar pori-pori yang terbuka dapat tertutup kembali. Lalu dikeringkan wajah dengan handuk lembut, cukup ditekan-tekan saja, dianjurkan untuk tidak mengelapnya dengan kasar karena dapat melukai kulit.
-   Memilih kosmetik wajah yang sesuai dengan kondisi kulit wajah, jenis kulit, dan tidak menimbulkan alergi serta tidak mengandung banyak bahan kimia. Sebaiknya dalam memilih kosmetik wajah terlebih dahulu memperhatikan komposisi dari kosmetik tersebut.
-    Mencuci tangan sebelum menyentuh wajah. Pastikan tangan sudah bersih agar tidak ada kuman atau bakteri yang menempel diwajah.
-      Sebisa mungkin untuk menghindari paparan langsung sinar matahari karena sinar ultraviolet pada matahari dapat menyebabkan penumpukan melanin pada kulit sehingga menyebabkan warna kulit wajah tidak merata.
-    Meluangkan waktu untuk memijit kulit wajah minimal dua menit. Hal ini berguna untuk menghilangkan keletihan menjadi rileks dan dapat menjaga warna kulit wajah tetap cerah serta tampak segar.
-          Membiasakan mengonsumsi buah-buahan, sayur-sayuran  dan minum air putih minimal 7-8 gelas per hari.
-      Menggunakan masker secara rutin agar kotoran pada wajah terangkat dan wajah terasa lebih segar.

Mempercantik dan mempertahankan wajah agar tetap cantik dan segar tidak harus menggunakan produk kosmetik berbahan kimia bukan? Apalagi produk kosmetik dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya, bukannya kulit menjadi sehat tapi malah mendatangkan masalah dan penyakit  pada kulit. Tentunya bagi setiap wanita, hal seperti itu sangat menakutkan.

Mendapatkan wajah yang cantik, halus dan segar dapat diusahakan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami seperti buah-buahan, sayuran dan daun-daunan yang berkhasiat untuk perawatan wajah dengan diolah menjadi masker wajah. Tidak seperti bahan-bahan kimia, proses peracikan bahan-bahan alami seperti buah-buahan, sayuran dan daun-daunan tidak memerlukan penanganan khusus dan tempat khusus karena peracikan masker dari bahan alami tersebut dapat dilakukan dirumah dan tentunya lebih mudah. Penggunaan bahan alami sebagai maskerpun lebih terjamin keamanannya karena tidak akan menimbulkan efek samping.


Kamis, 05 November 2015

Perbuatan Sederhana Berbuah Nikmat Surga



Perkembangan zaman semakin meningkat, perubahan-perubahan sikap pun mulai nampak pada setiap pemuda-pemudi saat ini, kepedulian terhadap lingkungan mulai berkurang. Hal ini terlihat dari banyaknya sampah yang berserakan dipinggir jalan, bahkan ditengah jalan pun orang dengan beraninya membuang sampah atau barang lain yang menurut mereka tidak berguna, namun tanpa mereka sadari apa yang mereka lakukan dapat membawa dampak buruk kepada orang lain bahkan dirinya sendiri.

Ada beberapa perbuatan sederhana yang sering kali dianggap remeh terkadang justru memberi dampak yang besar bagi pelakunya dan orang lain hingga berbuah kenikmatan  surga. Pertanyaannya sekarang, perbuatan sederhana apa yang sedemikian hebatnya hingga dapat mengantarkan seseorang menjadi penghuni surga nan kekal abadi?
Jawabannya adalah menyingkirkan sesuatu yang dapat membahayakan dijalan seperti batu, duri, serpihan kaca, ranting pohon, atau tulang.

Banyak sekali orang yang menyepelekan perbuatan ini, ada juga yang enggan melakukannya dengan alasan masih banyak orang yang bisa melakukannya, bahkan ada yang menganggap perbuatan ini hanya membuang-buang waktu mereka. Miris, ketika seseorang sudah tidak peduli lagi dengan lingkungannya sendiri dan ketika seseorang sudah tidak peduli pada orang lain. Padahal tanpa mereka sadari mereka juga akan membutuhkan bantuan orang lain. Sejak duduk dibangku SD kita sudah diajari untuk memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan dan social. Diantara bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan social adalah menyingkirkan sesuatu yang membahayakn dari jalan karena dapat menyelamatkan orang lain dan diri sendiri dari bahaya, dan juga menjadikan lingkungan lebih bersih dari gangguan sampah.

Rasulullah SAW pun menyebutkan bahwa menyingkirkan sesuatu yang membahayakan dari jalan merupakan salah satu cabang keimanan. Dalam hadis telah dikatakan bahwa,

“Iman itu ada tujuh puluh atau enam puluh sekian cabang. Yang paling utama ialah mengucapkan Laa ilaaha illallah dan yang paling rendah ialah menyingkirkan sesuatu dari jalanan dan rasa malu termasuk cabang keimanan.” (HR. Muslim)

Walaupun perbuatan tersebut kelihatan sepele dan mudah dilakukan, tetapi apabila dalam diri seseorang tidak memiliki keimanan, kepekaan, serta kepedulian social maka perbuatan tersebut akan terasa berat dilakukan. Padahal perbuatan tersebut adalah perhiasan keimanan dan merupakan bagian dari macam-macam sedekah serta amalan baik yang dapat mengantarkan kita pada kenikmatan surga.

Sebagaimana hadis yang dijelaskan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Setiap ruas persendian manusia memiliki sedekah setiap hari seiring terbitnya matahari. Berlaku adil antar dua orang adalah sedekah. Membantu seseorang menaiki kendaraannya lalu memapah keatasnya atau membantu menaikkan beban bawaannya keatas kendaraan adalah sedekah. Ucapan yang baik adalah sedekah. Setiap langkah kaki yang diayunkan menuju tempat shalat adalah sedekah. Dan menyingkirkan sesuatu yang membahayak dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari)

Dan hadis yang bersumber dari Abu Dzar bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Aku pernah diperlihatkan seluruh amalan umatku, yang baik ataupun yang buruk. Aku lihat dibagian amalan baik ada benda menyakitkan manusia yang disingkirkan dari jalanan.” (HR. Muslim)

Setiap manusia, khususnya para muslimah tentunya senang melihat keindahan alam ciptaan Allah SWT karena muslimah identik dengan kecantikan dan keindahan. Apa jadinya jika lingkungan disekitar kita dipenuhi banyak sampah kotoran serta pencemaran limbah akibat ulah dari tangan manusia itu sendiri? Sudah pasti akan menimbulkan berbagai penyakit dan kerugian lainnya.

Oleh karena itu, setiap individu wajib melakukan tindakan yang dimulai dari perbuatan sederhana dengan menyingkirkan sesuatu yang membahayakan manusia dari jalanan seperti membuang sampah pada tempatnya, memotong dahan pohon yang menyeruak kejalanan, menyingkirkan kawat berduri, batu atau tulang dari jalanan yang dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan jiwa manusia. Selanjutnya dapat ditingkatkan kelingkup yang lebih luas dan besar agar tercipta kesejahteraan bagi smua makhluk hidup.

Bagi muslimah yang memperhatikan pentingnya perbuatan sederhana ini sehingga dengan kerendahan hati dia dapat mengamalkannya, maka baginya balasan besar berupa kenikmatan disurga kelak karena perbuatannya itu dapat menyebabkan orang lain terhindar dari bahaya dan celaka.

Dari Aisyah diceritakan bahwa Rasululah SAW bersabda,

“Setiap manusia yang merupakan anak turunan Adam diciptakan dengan tiga ratus enam puluh sendi. Barang siapa yang bertakbir, ertahmid, bertahlil, bertasbih, beristighfar pada Allah, menyingkirkan batu dari jalan yang dilalui manusia ataupun menyingkirkan duri juga tulang dari jalan yang dilalui manusia, memrintahkan yang baik atau melarang yang munkar sejumlah tiga ratus enam puluh ruas persendian maka pada hari itu dia telah menyingkirkan dirinya dari api neraka.” (HR. Muslim)

Dalam hadis yang serupa diceritakan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Aku melihat seorang laki-laki merebahkan diri disurga, dibawah pohon yang dulu ia tebang dari ruas jalan karena berpotensi bahaya bagi manusia.” (HR. Muslim)

Peduli terhadap keindahan lingkungan dan peduli terhadap keselamatan  orang lain, begitulah kecantikan pribadi muslimah yang sebenarnya. KEcantikan yang diridhai Allah SWT yang harus dijaga dan dirawat dengan selalu taat kepada Allah SWT, dengan menjalankan syariat serta menjauhkan diri dari segala bentuk kemurkaan-Nya. Kecantikan abadi yang buahnya dapat dipetik hingga dikehidupan akir nanti. Dan semoga kita termasuk muslimah yang memiliki keterbukaan hati serta senantiasa mendapat hidayah dari Allah SWT.

Firman Allah SWT,

“Orang-orang yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik diantaranya. Mereka itulah oran-orang yang telah diberi petunjukn oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.” (QS. Az-Zumar, 39 ˸ 18)


Senin, 20 April 2015

CANTIK LUAR DALAM ALA MUSLIMAH

Assalamu alakum wahai teman-teman muslimah…
megane_muslimah_by_yuzuhana-d6iecwk.jpgWah.. bicara tentang wanita sangat erat kaitannya dengan kecantikan, iya kan?? Iya lah saya kan juga seorang wanita yang dalam agama Islam disebut “Muslimah” juga membenarkan itu, mengapa? Sebagai seorang wanita muslimah tentu kcantikan adalah  sesuatu yang harus dijaga dan dirawat karena itu  adalah perbemberian dan karunia Tuhan.
Cantik dan wanita bagaikan 2 sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Sangatlah wajar apabila seorang wanita ingin selalu tampil cantik. Meskipun secara naluriah kodrat setiap wanita adalah cantik, kebanyakan wanita terobsesi memperjuangkan kecantikan. Nah disini kadang sangat disayangkan, demi memperjuangkan kecantikan sebagian wanita rela melakukan berbagai cara hingga cara yang berlebihan, mulai dari mengubah bentuk wajah dan bagian tubuh (seperti kebanyakan artis Korea itu loh..), dan menggunakan kosmetik secara tidak wajar. Padahal kecantikan fisik yang diperjuangkan hanyalah kecantikan imitasi (palsu) dan akan luntur dimakan usia.
Ibnu Sina (890-1037 M) adalah salah satu tokoh Islam yang membahas kecantikan dan perawatan tubuh bagi muslimah. Beliau menuturkan bahwa membahas kecantikan bukan hanya bertujuan untuk mempercantik diri, melainkan lebih menekankan kepada kesehatan dengan cara merawat diri. Oleh karena itu, merawat diri sangat diperlukan dan harus diperhatikan. Setiap muslimah hendaknya selalu merawat kecantikan yang telah dikaruniakan Allah SWT dimulai dengn menjaga kebersihan diri. Muslimah yang senang menata ataupun merawat keindahan dalam aspek kehidupannya maka akan menjadikan sebab kecintaan Allah kepadanya. Karena Allah SWT Maha Indah dan menyukai keindahan.
Diera globalisasi sekarang ini, kebanyakan wanita bergantung pada produk-produk kecantikan dan secara tidak sadar mereka telah termakan opini industry kecantikan serta menjadi korban iklan produk-produk kecantikan yang bertebaran dimedia. Ambisi tersebut tidak lain karena dorongan hawa nafsu sehingga menjadi penentu dalam meraih kecantikan dan penampilan yang diidam-idamkan.
Dalam masalah kecantikan fisik, wanita muslimah yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan sunnah sepantasnya tidak mengedepankan hawa nafsu demi sebuah kecantikan imitasi. Bagi muslimah kecantikan sejati adalah ketika ia taat terhadap hukum-hukum dan aturan Allah SWT.
Teman-teman muslimah, kecantikan fisik hanya sebuah imitasi, yang semakin lama akan semakin pudar, tahu tidak kecantikan sesungguhnya bagi seorang muslimah yang tidak akan pernah pudar dan tidak dimakan usia? Yah itu adalah kecantikan dari hati.  Kecantikan sejati akan terpancar dari dalam hati nurani dan akhlak terpuji. Selain itu, kecantikan sejati atau kecantikan jiwa dapat selalu ditingkatkan dengan selalu memperbaiki kualitas iman dan takwa. Sangat mudah kan?? Untuk membangun kecantikan sejati tidak diperlukan mengubah keaslian diri baik bentuk tubuh ataupun wajah. Yang diperlukan hanyalah menata hati dan pribadi diri sesuai dengan ajaran Islam sehingga akan terpancar kecantikan dari dalam diri yang dalam istilah kerennya itu Inner beauty, asiiik :) 
Dalam kecantikan, bagian tubuh yang sangat diperhatikan oleh para wanita adalah bagian wajah karena wajah adalah pusat kecantikan wanita (fisik). Wajah juga merupakan bgian dari identitas sebab tidak ada satupun wajah yang mutlak sama meski kembar identik sekalipun. Dari wajah juga dapat memunculkan ekspresi seseorang seperti bahagia (J ), sedih ( L ), kecewa ataupun bangga.
Muslimah diperbolehkan untuk menghias wajah dengan make up, baik untuk menambah ataupun menutupi kekurangan pada bagian wajahnya, Selama tidak melanggar apa yang dilarang syariat.
Ada 2 macam jenis make up atau tata rias berdasarkan sifatnya.
1.     1. Make up yang tidak permanen ; dapat dihilangkan dengan air atau zat penghilang lainnya seperti bedak, lipstick, eye shadow, blush on, kuteks, dan soft lens (lensa kontak) berwarna yang dapat mengubah warna mata. Make up ini wajib hukumnya digunakan bagi wanita yang telah bersuami untuk membahagiakan pasangannya dan boleh dilihat  oleh mahram-mahramnya (keluarga). Akan tetapi haram hukumnya apabila seorang wanita keluar rumah (wanita telah bersuami atau wanita lajang) apabila berhias/ber-make up dengan niat untuk menarik perhatian laki-laki.
2.   2.  Make up permanen ; tidak dapat dihilangkan atau sulit untuk menghilangkannya seperti menato alis (hal yang sangat trend saat ini), sulam bibir, suntik silicon diarea hidung, pipi, dan dagu serta bentuk operasi kecantikan wajah lainnya (wah ini sih namanya make up yang ekstrim). Make up jenis ini hukumnya haram secara mutlak karena telah mengubah ciptaan Allah SWT dan Rasulullah SAW pun melaknat perbuatan tersebut.
Rasulullah SAW bersabda,
“Allah SWT melaknat wanita-wanita yang mentato dirinya atau meminta ditatokan, yang mencukur bulu alisnya atau meminta dicukurkan, yang mengikir giginya supaya terlihat indah, dan mengubah ciptaan Allah SWT”. (HR. Ahmad Bukhori, Muslim, At-Tirmidzi, Abu Daud, Nasa’I, dan Ibnu Majah).

Bagi muslimah hendaknya agar selalu dapat menjaga diri dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Kecantikan wanita adalah hak suaminya dan hanya boleh dilihat oleh mahramnya. Wanita solehah adalah yang dapat menjaga dirinya dan hak-hak suaminya.

Yah, mungkin cukup sekian dulu, saya hanya ingin berbagi apa yang saya tahu, semoga bermanfaat buat teman-teman muslimah, baik yang udah bersuami maupun yang masih lajang.. J J J